IKN Buka Pasar Baru, Produksi Budi Daya Perikanan Penajam Paser Utara Capai 12.000 Ton per Tahun

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:46:31 WIB
Dinas Perikanan Penajam Paser Utara mencatat 472 kelompok pembudidaya perikanan aktif di wilayah tersebut.

PENAJAM — Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat 472 kelompok pembudidaya perikanan aktif di wilayah itu. Kepala Bidang Perikanan Budi Daya dan Lingkungan Dinas Perikanan Penajam Paser Utara Musakkar Mulyadi menyatakan pemerintah kabupaten terus mendorong pengembangan sektor tersebut.

"Pengembangan budi daya perikanan terus dilakukan pemerintah kabupaten," ujar Musakkar Mulyadi ketika ditanya sektor budi daya perikanan di Penajam, Senin.

Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pendampingan teknis. Pemerintah kabupaten menyalurkan bantuan kolam, benih, pakan, serta bahan pendukung peningkatan kualitas air kepada kelompok pembudidaya.

Produksi Tahunan Capai 12.000 Ton

Produksi budi daya ikan air tawar dan payau di Penajam Paser Utara berkisar 11.000-12.000 ton per tahun. Komoditas air tawar yang dikembangkan meliputi patin, lele, dan nila.

Di kawasan air payau, pembudidaya mengembangkan bandeng, udang, kepiting, serta rumput laut. Khusus rumput laut gracilaria, produksi para petambak mencapai sekitar 9.000 ton per tahun.

"Produksi budi daya rumput laut gracilaria para petambak mencapai sekitar 9.000 ton per tahun," jelas Musakkar.

Target Kenaikan Tiga Persen dan Nilai Tambah Produk

Pemerintah kabupaten menargetkan peningkatan produksi budi daya perikanan sekitar tiga persen. Target itu dibarengi upaya menaikkan nilai tambah hasil panen.

Musakkar menyebut hasil budi daya tidak lagi dipasarkan hanya dalam bentuk bahan baku. Sebagian produksi diarahkan masuk ke proses pengolahan atau setengah jadi.

Langkah itu dinilai penting agar pembudidaya tidak bergantung pada fluktuasi harga bahan mentah. Nilai jual produk olahan juga lebih tinggi dibandingkan hasil panen segar.

Pengepul Pasarkan Hasil Panen ke Kawasan IKN

Keberadaan Ibu Kota Nusantara membuka peluang pasar yang cukup besar bagi pembudidaya Penajam Paser Utara. Hasil produksi budi daya disebut dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal dan daerah sekitar.

Pengepul di wilayah itu juga memasarkan hasil produksi budi daya perikanan ke pasaran di kawasan IKN. Musakkar menilai peluang pasar tersebut menjadi salah satu pendorong utama pengembangan sektor budi daya di Penajam Paser Utara.

Dengan 472 kelompok pembudidaya yang sudah terbentuk, pemerintah kabupaten melanjutkan pembinaan dan bantuan sarana prasarana. Fokus berikutnya adalah mendorong peningkatan produksi sekaligus memperkuat pengolahan hasil panen.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top