KALIMANTAN TIMUR — Women's League Cup resmi berganti nama menjadi WSL Players Cup atau Subway Players Cup untuk musim 2026/27, dengan format liga Swiss menggantikan fase grup. Perubahan terbesar: Arsenal, Chelsea, dan Manchester City tidak ikut serta karena jadwal Liga Champions, sehingga trofi ini dipastikan punya juara baru untuk pertama kalinya sejak 2011.
Kompetisi yang sebelumnya bernama Women's League Cup itu dirombak total setelah melibatkan klub, pemain, dan suporter dalam proses review. Tujuan utamanya satu: memprioritaskan kesejahteraan pemain.
Format fase grup lama diganti dengan satu tabel liga tunggal yang dihuni 23 tim dari Women's Super League dan WSL 2. Setiap klub kini bermain minimal enam pertandingan di fase liga, naik dari minimal tiga laga pada format musim lalu.
Mengapa Arsenal, Chelsea, dan Manchester City Absen
Tiga klub yang berlaga di Liga Champions musim ini memilih tidak masuk ke Players Cup karena beban jadwal yang bertambah. Konsekuensinya, tidak ada satu pun juara sebelumnya yang tampil di edisi kali ini.
Sejak kompetisi diperkenalkan pada 2011, hanya Arsenal, Chelsea, dan Manchester City yang pernah mengangkat trofi. Artinya, musim 2026/27 akan melahirkan juara baru untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen.
Keputusan absennya ketiga klub sempat menuai reaksi. Lucy Bronze menyebut dirinya "sedih" dengan gagasan tidak bisa lagi memperebutkan trofi domestik tersebut.
Format Liga Tunggal dan Sistem Poin Adu Penalti
Sebanyak 23 klub dari dua kasta teratas sepak bola Inggris ambil bagian — 11 dari 14 tim WSL dan seluruh 12 tim WSL 2. Mereka dibagi ke dalam seksi regional untuk keperluan pengundian jadwal, tetapi semuanya bersaing dalam satu tabel liga terpadu.
Setiap tim memainkan tiga laga kandang dan tiga laga tandang di fase liga. Format ini dirancang memberi klub non-Liga Champions lebih banyak kesempatan bertanding sekaligus membuka menit bermain bagi talenta muda.
Ada aturan poin khusus jika laga tidak selesai dalam 90 menit. Kemenangan di waktu normal bernilai tiga poin. Jika skor imbang setelah 90 menit, pertandingan langsung dilanjutkan ke adu penalti — pemenangnya dapat dua poin, yang kalah satu poin.
Jadwal: Fase Liga hingga Final Maret 2027
Fase liga bergulir September hingga Desember 2026, dengan jadwal pertandingan terutama ditempatkan pada pekan-pekan pertandingan Liga Champions.
Delapan tim teratas di tabel lolos ke fase gugur. Perempat final digelar 13 dan 14 Januari 2027, dengan peringkat pertama menghadapi kedelapan, kedua melawan ketujuh, ketiga bertemu keenam, dan keempat bersua kelima.
Semifinal dijadwalkan 10 dan 11 Februari 2027, dengan tim berperingkat lebih tinggi di fase liga mendapat keuntungan bermain di kandang.
Partai final berlangsung di venue netral pada akhir pekan 13-14 Maret 2027. Lokasi laga puncak itu belum diumumkan hingga kini.