Pencarian

Wagub Kaltim Seno Aji Dorong Peternak Domba Kurangi Ketergantungan Daging dari Jawa dan Australia

Selasa, 06 Oktober 2026 • 06:46:00 WIB
Wagub Kaltim Seno Aji Dorong Peternak Domba Kurangi Ketergantungan Daging dari Jawa dan Australia
Wagub Kaltim Seno Aji memimpin audiensi dengan DPD HPDKI Kaltim di ruang rapat Wagub Kaltim, Senin (5/10/2026).

SAMARINDA — Dalam audiensi bersama jajaran Dewan Pengurus Daerah Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (DPD HPDKI) Kalimantan Timur di ruang rapat Wagub Kaltim, Senin (5/10/2026), Seno Aji menyatakan antusiasme peternak domba daerah tergolong tinggi. Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim drh Arief Murdiyatno.

Menurut Seno, produksi lokal belum mampu menutup seluruh permintaan daging kambing dan domba di provinsi tersebut. Selisih pasokan itu yang membuat Kaltim masih bergantung pada pasokan luar daerah.

Kaltim Kekurangan 40-50 Persen Daging Domba

Wagub menyebut kekurangan pasokan daging domba mencapai 40 sampai 50 persen dari total kebutuhan konsumsi. Kondisi itu membuat pasokan daging beku dari Pulau Jawa hingga domba hidup dari Australia masih terus didatangkan.

"Kami sudah mendapat laporan bahwa peternak-peternak domba Kaltim ini antusiasmenya sangat luar biasa," kata Seno Aji.

Ia berharap HPDKI mengambil peran strategis memperkuat ekosistem peternakan domba di daerah. Edukasi dan sosialisasi pola budidaya serta peluang pasar dinilai menjadi kunci melahirkan peternak yang mandiri.

"Kami berharap HPDKI ini mampu melahirkan peternak-peternak domba yang mandiri, sehingga mendukung percepatan swasembada daging Kaltim," ujarnya.

Populasi Domba Naik dari 600 Ekor Jadi 3.000-4.000 Ekor

Sekretaris DPD HPDKI Kaltim Adung Karyo Sedio Utomo menjelaskan, kepengurusan organisasi terdiri dari peternak domba berbagai daerah yang menjalankan usaha dari sektor hulu hingga hilir. Anggotanya menekuni budidaya, pemotongan, pemasaran, sampai pengolahan.

"Kami melakukan ternak domba mulai dari budidaya, pemotongan, pemasaran hingga pengolahannya. Dan domba tidak hanya menghasilkan daging, tetapi juga pupuk dari kotoran dan susu," jelas Adung.

Populasi domba yang dikembangkan anggota HPDKI dan peternak lainnya meningkat signifikan. Dari sebelumnya sekitar 600 ekor, kini mencapai sekitar 3.000 hingga 4.000 ekor.

Kebutuhan Pasar Capai 5.000-6.000 Ekor per Bulan

Meski populasi bertambah, jumlah itu dinilai belum menutup kebutuhan pasar. Kebutuhan daging domba di Kaltim diperkirakan mencapai sekitar 1.000 hingga 1.250 ekor per minggu, atau sekitar 5.000 hingga 6.000 ekor per bulan.

"Pangsa pasar daging domba sangat besar untuk kebutuhan konsumsi. Ada sampai 50.000 sampai 60.000 ekor dalam satu semester," ungkap anggota HPDKI lainnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua dan pengurus DPC HPDKI Balikpapan, Bontang, Samarinda, serta pengurus DPD HPDKI Kaltim. Pemprov Kaltim berharap penguatan sektor peternakan domba menjadi langkah konkret mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat dan peternak lokal.

Follow www.halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: poskotakaltimnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks