Pencarian

Redmi Note 17 dan Note 17 Pro Lolos Sertifikasi TKDN dan Postel, Peluncuran di Indonesia Makin Dekat

Selasa, 11 Agustus 2026 • 00:34:01 WIB
Redmi Note 17 dan Note 17 Pro Lolos Sertifikasi TKDN dan Postel, Peluncuran di Indonesia Makin Dekat
Dua model Redmi Note 17 dan Note 17 Pro tercatat di laman Kementerian Perindustrian dan Komdigi dengan nilai TKDN 38,20 persen.

KALIMANTAN TIMUR — Xiaomi Indonesia belum mengumumkan tanggal resmi, tapi jejak digital keduanya sudah terlihat jelas di laman Kementerian Perindustrian dan Komdigi. Berdasarkan pantauan Jumat (7/8/2026), dua nomor model—2607DRA18G dan 26081RA18G—tercatat atas nama PT Xiaomi Technology Indonesia. Keduanya memenuhi syarat sebagai perangkat 5G dengan nilai TKDN 38,20 persen, melampaui ambang batas minimum 35 persen.

Sertifikat Postel turut memperkuat sinyal tersebut. Model 26081RA18G yang diduga kuat sebagai Redmi Note 17 reguler mendapat nomor 124420/DJID/2026 pada 21 Juli 2026. Sementara model 2607DRA18G yang dikaitkan dengan Redmi Note 17 Pro mengantongi sertifikat 125114/DJID/2026 pada 5 Agustus 2026. Kombinasi dua izin ini biasanya menjadi tahap akhir sebelum perangkat meluncur di distributor resmi.

Baterai Raksasa Jadi Andalan Utama

Pembeda paling mencolok dari generasi ini justru bukan pada sektor kamera, melainkan daya tahan. Redmi Note 17 reguler dibekali baterai silicon-carbon 8.000 mAh—yang disebut-sebut sebagai yang terbesar dalam sejarah smartphone Redmi. Kapasitas ini naik sekitar 45 persen dibanding pendahulunya yang hanya 5.500 mAh.

Fitur pengisiannya juga menarik: fast charging 45 watt dan reverse wired charging 22,5 watt. Artinya, ponsel ini bisa difungsikan sebagai powerbank darurat untuk mengisi perangkat lain via kabel.

Untuk varian Pro, Xiaomi melangkah lebih jauh dengan baterai 9.000 mAh. Teknologi silicon-carbon yang sama dipadukan dengan pengisian cepat 67 watt dan dukungan reverse charging 22,5 watt. Xiaomi mengklaim usia pakai baterai mencapai 1.600 siklus pengisian.

Spesifikasi Kunci Redmi Note 17 Series

Redmi Note 17 reguler mengandalkan chipset Snapdragon 4 Gen 4 fabrikasi 4 nm, RAM hingga 8 GB, dan penyimpanan 128 GB. Layarnya memakai panel AMOLED 7 inci Full HD Plus dengan refresh rate adaptif 120 Hz dan kecerahan puncak 1.800 nits. Kamera utama 50 MP dengan 2x in-sensor zoom serta kamera selfie 8 MP melengkapi paket ini. Sistem operasinya Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3, plus janji empat tahun pembaruan OS dan enam tahun patch keamanan.

Redmi Note 17 Pro ditenagai Snapdragon 6s Gen 4, RAM hingga 12 GB, dan storage hingga 512 GB. Layarnya menggunakan panel OLED 6,83 inci dengan resolusi 1.280 x 2.772 piksel dan kecerahan puncak 3.500 nits. Kamera utama 50 MP ditemani sensor depth 2 MP, sementara kamera depannya 8 MP.

Daya tarik lain varian Pro ada pada ketahanannya. Sertifikasi IP68 memungkinkan perangkat bertahan saat terendam air, plus IP66, IP69, dan IP69K untuk semprotan air bertekanan tinggi. Layarnya dilindungi Gorilla Glass Victus 2 dan diklaim lolos uji jatuh dari ketinggian 3 meter.

Harga dan Posisi di Pasar

Belum ada kepastian harga untuk Indonesia. Sebagai gambaran, Redmi Note 17 dijual di India mulai dari kisaran yang setara dengan kelas menengah entry-level. Sementara Redmi Note 17 Pro dibanderol di China dengan rentang harga yang bervariasi tergantung varian RAM dan penyimpanan.

Dengan spesifikasi baterai yang agresif, seri ini jelas menyasar pengguna yang prioritas utamanya adalah daya tahan seharian penuh tanpa kompromi. Mereka yang sering bepergian atau malas membawa powerbank terpisah akan mendapatkan nilai lebih dari lini ini.

Bagi pengguna Indonesia yang sudah menunggu penerus Redmi Note 15, kabar lolosnya sertifikasi ini patut disambut baik. Tinggal menunggu konfirmasi jadwal peluncuran dari Xiaomi Indonesia untuk memastikan tanggal dan harga finalnya.

Follow www.halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tekno.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks