Pencarian

Puluhan Penerima MBG di Bontang Alami Mual dan Diare, SPPG Bontang Utara 2 Evaluasi Penggantian Santan dengan Kemiri

Selasa, 11 Agustus 2026 • 17:10:31 WIB
Puluhan Penerima MBG di Bontang Alami Mual dan Diare, SPPG Bontang Utara 2 Evaluasi Penggantian Santan dengan Kemiri
SPPG Bontang Utara 2 mengevaluasi penggunaan kemiri sebagai pengganti santan setelah puluhan penerima MBG di Bontang mengalami mual dan diare.

BONTANG — SPPG Bontang Utara 2 tengah mengkaji ulang komposisi bumbu masakan setelah puluhan siswa dan guru penerima MBG mengeluhkan sakit perut. Penggantian santan dengan kemiri pada menu gulai sayur diduga menjadi biang keladi gangguan kesehatan yang dilaporkan sejak Rabu (5/8/2026) lalu.

Muhammad Rezky mengungkapkan, menu yang sama sebenarnya sudah beberapa kali disajikan tanpa menimbulkan keluhan. Yang membedakan kali ini adalah substitusi santan dengan kemiri dalam jumlah besar.

“Menu itu sebenarnya sudah sering kami gunakan. Hanya saja, kemarin kami mengganti santan dengan kemiri. Kemungkinan penggunaan kemiri juga berlebih, sekitar 10 kilogram untuk bumbu sayur,” ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Kronologi Laporan: Dari PAUD Al-Hikmah Hingga Koordinasi BGN

Insiden ini pertama kali terdeteksi pada pukul 13.00 Wita ketika PAUD Al-Hikmah melaporkan dua murid dan dua guru mengalami gejala serupa. Informasi tersebut langsung diteruskan ke Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) untuk kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang.

Rezky menegaskan bahwa dugaan penggunaan kemiri berlebih ini hanyalah evaluasi internal SPPG dan bukan kesimpulan akhir. Pihaknya menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan yang telah diambil Dinkes untuk menentukan penyebab pasti.

Kondisi Penerima Manfaat dan Respons SPPG

Setelah menerima laporan, tim SPPG langsung mendatangi sejumlah sekolah penerima manfaat dan menjenguk siswa serta guru yang terdampak. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas Kesehatan, seluruh penerima manfaat yang sempat mengalami keluhan kini telah pulih.

“Kami mohon maaf dan kami tentu akan melakukan evaluasi untuk memberikan makanan yang lebih baik,” tutup Rezky.

Dinkes Kota Bontang telah melakukan pemeriksaan sampel makanan MBG dari SPPG Bontang Utara 2 pada keesokan harinya setelah kejadian untuk mengidentifikasi potensi kontaminasi atau ketidaksesuaian bahan pangan.

Follow www.halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbontang.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks