Pencarian

DPRD Samarinda Yakin PAD 2027 Tembus Rp1,5 Triliun, Proyeksi Lebih Tinggi dari Target Pemkot Rp1,2 Triliun

Selasa, 11 Agustus 2026 • 21:32:01 WIB
DPRD Samarinda Yakin PAD 2027 Tembus Rp1,5 Triliun, Proyeksi Lebih Tinggi dari Target Pemkot Rp1,2 Triliun
Rapat Badan Anggaran DPRD Kota Samarinda membahas proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2027 yang ditargetkan tembus Rp1,5 triliun.

SAMARINDA — Perbedaan pandangan soal target pendapatan daerah mencuat dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027. DPRD Kota Samarinda menilai potensi PAD masih bisa dioptimalkan hingga Rp1,5 triliun, sementara eksekutif baru berani memasang target Rp1,2 triliun.

Ruang Optimasi Pajak dan PBB Disebut Masih Terbuka

Ahmad Vananzda menyebut optimisme tersebut bukan tanpa dasar. Tren peningkatan PAD dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal utama, terutama dari sektor pajak daerah dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai belum tergarap maksimal.

“Jadi kita punya proyeksi kalau DPRD kota itu punya proyeksi kurang lebih 1,5 triliun,” ujarnya, Senin (10/8/2026).

Meski begitu, politisi ini mengingatkan bahwa optimalisasi bukan berarti menaikkan tarif seenaknya. Ia menekankan pentingnya kebijakan yang terukur agar tidak memberatkan masyarakat.

“Jangan terlalu besar. Agar kiranya masyarakat itu enggak terbebani dengan pajak-pajak itu,” katanya.

Angka Final Menunggu Pembahasan Badan Anggaran

Selisih angka antara legislatif dan eksekutif ini akan diuji dalam rapat Badan Anggaran (Banggar). DPRD ingin memastikan proyeksi penerimaan yang disepakati benar-benar realistis dan bisa dieksekusi, bukan cuma target di atas kertas.

Selain pajak, DPRD juga akan mencermati perkembangan Transfer ke Daerah (TKD) yang masih dalam proses pembahasan di tingkat pusat. Kepastian dari sumber pendapatan ini dinilai krusial sebelum nota kesepakatan APBD 2027 diteken.

Menghindari Perubahan Anggaran di Tengah Jalan

Ahmad menegaskan, pendapatan yang dipatok terlalu tinggi justru berisiko memicu perubahan anggaran di kemudian hari. Hal ini yang ingin dihindari agar program pembangunan tidak terganggu oleh gejolak fiskal di tengah tahun berjalan.

“Jangan sampai nanti sudah nota baru ada perubahan-perubahan,” tegasnya.

DPRD berharap pembahasan dengan Pemkot Samarinda menghasilkan postur APBD 2027 yang sehat. Target pendapatan yang realistis dinilai kunci agar belanja daerah bisa menopang pembangunan tanpa menguras kantong warga.

Follow www.halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: editorialkaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks